Sayuuuurrr, udah terlalu lama gw hiatus sepertinya sampai udah 2 bulan ini jarang postingan, baru sempetnya hari ini.
Yah, beginilah gw yang sekarang, sibuk dengan banyak tetek bengek anak ipa , karena gw sekarang udah kelas xi , yang berarti sekarang gw udah punya hak buat malakin adek kelas gw. Khukhu .
Dan oh, sekarang gw mau bahas mengenai "suka-sukaan" atau dalam bahasa gw sih lebih dikenal sebagai "tai-tai.an" yang dimana fase ini sedang dialami bestie gw , temon.
Sekarang dia lagi suka sama co, namanya mas chacha , umurnya tuaan sedikit dari temon, tapi dari tingginya sih si temon kalah banget. Ekekekek :p
Dia suka curhat sama gw tentang apa ini apa itu nya mas caca , dan gw di posisi sebagai pendengar yaa berusaha give her my best suggestion as long I can help her.
Tapi kok lama2 , saran yang gw kasih ke temon makin lama makin ngaco aja, atau malah kadang gw ngasih saran2 ala tipikal sinetron , yang mungkin sempet buat dia mikir " ni kutil satu nyimak gak sih? Kampret" hahaha. Semoga gak lah :p
Sori mon, kalao lagi ngaco gitu , biasanya pikiran gw lagi wondering sesuatu hal, dan biasanya tentang " kapan sih gw bisa suka sama orang seperti gw suka sama si bantet?"
Iya, gw selalu mikir , kapan gw bisa suka sama orang tanpa melihat outer nya dulu, karena jujur , lately itulah klasifikasi gw dalam memilih cowok, dalam artian , apperance adalah sarat wajibnya.
Beda dengan gw yang dulu, suka sama bantet karena "isinya dia"
No matter what mukanya mau sejelek apa. And I really miss the way of feelin like that,yea, I really mean it.
Dan saat ini, gw sedang mencoba menjadi diri gw yang dulu dalam menyukai seseorang. Tapi siapa orangnya?
Yah itu yang belum gw tahu. Haha
Tapi beside all that "tai-tai.an " matters , saat ini gw masih pengen fokus sama tujuan gw :D
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



0 komentar:
Posting Komentar